Rabu, 01 Juni 2011

Ternyata Cipok`an Banyak Manfaatnya


Relaksasi
Berciuman secara alami mampu membuat Anda merasa santai. Berdasarkan laporan ilmiah para peneliti, berciuman meningkatkan kadar hormon oksitosin dan endorfin, yang berfungsi menenangkan dan membuat tubuh merasa baik. Selain itu, bertukar air liur saat berciuman juga mampu meningkatkan kadar dopamin, yang menambah perasaan romantis.

Meningkatkan imunitas
Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Medical Hypotheses yang dipublikasikan belum lama ini, berciuman dapat meningkatkan kekebalan tubuh perempuan terhadap Cytomegalovirus. Virus yang menular lewat kontak dari mulut ke mulut ini, dapat menyebabkan kebutaan dan bayi lahir cacat apabila sang ibu adalah seorang carrier selama kehamilan. Akan tetapi, virus tersebut relatif tidak berbahaya bagi orang dewasa. Berciuman selama ini dianggap sebagai cara penularan virus dan dengan demikian sekaligus memperkuat kekebalan tubuh.


Mengencangkan otot wajah
Jangan pernah meremehkan latihan mulut selama Anda melakukan sesi berciuman. Sejumlah peneliti mengatakan, Anda menggunakan 30 otot saat berciuman dan berciuman membantu mengencangkan pipi.


Memilih pasangan terbaik
Helen Fisher, seorang antropolog, mendeskripsikan berciuman sebagai alat penilaian pasangan. Sebagian besar korteks ditujukan untuk menerima sensasi dari sekitar bibir, pipi, lidah, dan hidung. Dari 12 syaraf di tengkorak, lima di antaranya mengambil data dari sekitar mulut. Syaraf-syaraf tersebut dirancang untuk memilih perasaan yang paling sensitif, yakni cita rasa, aroma, sentuhan, dan temperatur yang paling rumit.

Nah, ketika Anda mencium seseorang, Anda benar-benar dapat mendengar, melihat, dan merasakan mereka. Jadi, berciuman bukan sekadar ciuman biasa, melainkan juga mengungkapkan siapa diri Anda, apa yang Anda inginkan, dan apa yang dapat Anda berikan.

Sementara itu, peneliti lain 
mencatat bahwa berciuman adalah cara biologis untuk menentukan siapa pasangan yang secara genetik paling kompatibel dengan Anda. ''Pada saat berciuman, ada mekanisme terprogram yang menilai kesehatan, status reproduksi, dan kompatibilitas genetik,'' ujar Gordon G. Gallup Jr., profesor psikologi evolusioner di State University of New York, Albany, yang mempelajari kompetisi reproduktif dan biologi atraksi interpersonal. Oleh karena itu, apa yang terjadi selama ciuman pertama benar-benar bisa menjadi penentu kecocokan suatu pasangan.
Membakar kalori
Berdasarkan berbagai laporan berbeda, aktivitas berciuman mampu membakar sebanyak 2-6 kalori dalam satu menit. Meskipun tidak sama seperti ketika Anda jogging di atas treadmill, satu jam berciuman senilai dengan pembakaran setengah genggam cokelat M&Ms atau setengah gelas wine.


Sumber : http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?p=761977#post761977

0 komentar:

Posting Komentar