Dokter di Denver berhasil mengangkat seekor ngengat yang masih hidup dari dalam telinga seorang remaja berumur 20 tahun yang kesakitan.
Wade Schlote, tinggal di sebuah desa daerah Parker. Bertemu serangga bukanlah hal yang asing baginya. Namun Senin kemarin ia baru saja mengalami pengalaman paling menyakitkan selama hidupnya bersama seekor serangga.
Senin pagi ia bangun dengan rasa sakit yang luar biasa di telinganya. "Ketika itu saya panik, Saya kesakitan. Rasanya sakit sekali hingga saya menjerit dan menangis," ujarnya.
Ibunya mencoba membersihkan telinganya, namun usaha itu tidak berhasil mengurangi penderitaan Schlote. Ia lalu segera membawa putranya ke ruang gawat darurat.
Setelah diperiksa secara seksama, dokter menemukan seekor ngengat di dalam rongga telinga pemuda itu.
Para dokter mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka menemukan ngengat di dalam telinga seorang pasien. Mereka biasa melihat kecoak atau laba-laba di dalam rongga telinga, namun baru kali ini bertemu seorang pasien yang bermasalah dengan seekor ngengat. Pertemuan perdana ini membuat mereka menyadari bahwa ngengat adalah serangga yang keras kepala.
"Pertama para dokter membius telinga saya, mereka pikir dengan begitu rasa sakit yang saya alami akan hilang dan ngengat itu juga akan mati. Cara itu tidak berhasil. Lalu mereka berusaha menenggelamkan serangga ini. Cara yang ini juga gagal. Mereka mencoba mengaliri serangga ini keluar. Tetap gagal. Akhirnya mereka mencoba mengambilnya dengan pinset dan berhasil. Ngengat itu berhasil ditarik keluar dan ternyata ia masih hidup lalu terbang," ujar Schote.
Ngengat yang ternyata menyelinap ke rongga telinga ketika dirinya lagi tidur itu lalu ditangkap dan sekarang disimpan oleh Schote sebagai kenang-kenangan.
Menurut para ahli. apabila hal seperti ini terjadi pada dirimu, tetaplah tenang dan segera cari dokter atau rumah sakit terdekat untuk mengevakuasi serangga dari dalam telinga. Sebaiknya jangan coba mengambil serangga itu sendiri karena dikhawatirkan dapat merusak gendang telinga.
Di Like Ya Gan
0 komentar:
Posting Komentar